Pages

Sabtu, 02 Juli 2016

BERPETUALANG SAMBIL BERPERANG DI NEGERI FANTASIA

Hai, namaku Hilmy. Nama lengkapku Muh. Muhibuddin Hilmy As’ari. Aku bersekolah di SD Muhammadiyah. Aku pertama kali menemukan negeri Fantasia tersebut secara kebetulan. Aku menemukan Negeri Fantasia itu di bawah meja. Hari senin, pada saat pelajaran pak kukuh / IPA, seluruh kelas V-A melihat Film laptop pak kukuh. Pada pertengahan film, aku melihat cahaya dibawah meja Ailsa. Aris, Dirga, Dhani dan Afri menanyaiku, “Hil, kenapa kamu melihat bawah meja itu ?”. aku menjawab, “nanti saja pas istirahat akan kuceritakan”. Pak kukuh menegurku dan aris, dirga, dhani dan afri.

Selesai pelajaran IPA, ada pelajaran IPS, pada saat IPS itu, bu ella datang dan membawa 5 soal yang setiap jumlah lembarannya 4 halaman. Bu Ella memberitahu kami semua. Untuk mengerjakan soal itu secara berkelompok. Aris, Dirga, Dhani dan Afri menjadi kelompokku. Setelah selesai mengerjsoal, pas – pasan dengan bel istirahat, kami semua keluar. Aku ingat dengan janjiku kepada 5 temanku, yaitu Aris, Dirga, Dhani dan Afri. Aku memanggil mereka semua, lalu kami semua kembali ke kelas.

Beruntung sekali kami, karena tidak ada seorangpun yang melihat kami, membuka pintu ke negeri fantasia. Kami langsung terhisap ke negeri fantasia dan terjatuh di sebuah padang rumput. Kami sadar setelah kami semua dibangunkan oleh Mr. Tumnus menceritakan kepada kami semua kalau negerinya dilanda kutukan, yaitu setiap penduduk yang membawa manusia ke dalam rumahnya akan dikutuk menjadi patung. Setelah selesai menceritakan, Mr. Tumnus pun menyuruh kami semua untuk pergi dari rumah. Mr. Tumnus mengantar kami sampai ke pintu dimana kami menemukanya di bawah meja Ailsa.

Mr. Tumnus pun meninggalkan kami semua di pintu pembatasan negeri fantasia dan dunia nyata. Kami mendengar suara kereta kuda, kami semua bersembunyi di belakang semak – semak. Setelah suara kereta kuda tidak terdengar, kami semua balik ke rumah Mr. Tumnus, dan ternyata kutukan itu benar. Rumah Mr. Tumnus berantakan dan Mr. Tumnus dirubah menjadi batu.

Kami semua geram dengan ratu yang memerintah di negeri fantasia. Kami semua lalu berangkat ke istana ratu fantasia. Yaitu menjadi musuhnya, kami semua diberi peralatan perang, masing – masing mendapat 2 yaitu :

Aris : obat penyembuh luka, dan panah yang bisa menembak jarak berapapun dan tidak meleset.
Hilmy : baju perang yang sangat kuat, saking kuatnya sampai pedang yang terkeras di negeri fantasia pun patah dan boomerang jarak jauh.
Dirga : jurus kungfu king yang bisa membuat penjaga istana terbelah menjadi dua, memiliki kekuasaan mata elang.
Afri : bola basket yang bisa memotong kepala penjaga dan tangan ajaib.

Sementara Dhani dan Dhoni tertinggal pada saat perjalanan kami ke istana ratu fantasia. Dhoni tertangkap dan dijatuhi hukuman di penjara selama 2 tahun di negeri fantasia. Kami melanjutkan perjalanan ke istana ratu fantasia, kami dihadang oleh Zen. Pemimpin rakyat negeri fantasia yang asli dan Rafi wakilnya. Mereka bilang “kami ikut dengan kalian”. Dan kami pun menyetujuinya dan berangkat ke istana ratu fantasia.

Tibalah kami ke istana ratu fantasia, disana ada sekitar 500 penjaga. Kami siap – siap dan terjadilah perang. Dirga dan Afri, terkena panah. Aku bilang ke Aris “Ris, cepat berikan obatnya ke Dirga dan Afri, sebelum mereka mati” sementara itu, Aris memberikan obatnya ke Dirga dan Afri. Zen berhasil membunuh 100 penjaga dan Rafi 95 penjaga. Dirga sudah mulai pulih dan mengeluarkan jurus kungfu kingdan membunuh 75 orang. Afri juga sudah mulai sembuh dan membunuh 30 orang dengan 3 point shot. Sementara aku membunuh sekitar 200 orang.

Habilah seluruh penjaga, Ratu fantasia, Ratu fantasia pun geram dan menyerang kami semua. Kami semua pun terpental, tibalah kami yang menyerang, aku bersiap – siap dengan boomerangku, Afri dengan three point shot. Aris dengan panah, dan Dirga dengan jurus kungfu kingnya. Kami menghitung 3,2,1 dan kami menyerangnya dengan serempak. Seketika itu pun juga ratu fantasia mati dengan keadaan mengenaskan dengan keadaan badan terbelah dua kepala buntung.

Besoknya zen diangkat menjadi raja dan Rafi wakilnya. Kami diantar oleh Zen dan Rafi sampai ke pintu pembatasan Negeri Fantasia sebelum kami ke dunia nyata, kami diberi pesan “selalu membantu orang lain, dan jangan lupakan kami”, kami lalu berpamitan dan pergi ke dunia nyata. Saat di dunia nyata, bel masuk pun terdengar. Itulah pengalamanku.

Karya :
NAMA : MUH. MUHIBUDDIN HILMY AS’ARI
KELAS : V A


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2014 Ratusan Cerpen SD Bahasa Indonesia Gratis. All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Powered by Blogger.