Pada suatu hari ada sebuah kota, kota itu bernama Jakarta. Disana ada seseorang yang sangat kaya, orang kaya itu bernama Bala Putra Dewa. Ketika pagi hari bala putra dewa di datangi oleh pengemis yang sedang meminta beras untuk keluargannya di desa. Desa itu bernama banyuwangi, mereka hidup berenam dengan anak dan cucunya, pengemis itu mempunyai tiga anak, yaitu dua anak perempuan dan satu anak laki – laki.
Dua anak perempuannya bernama khalifah dan khadijah dan satu anaknya lagi bernama walujo, kedua orang tua walujo sudah tidak sanggup menghidupi tiga orang anaknya dan satu orang cucunya. Kemudian walujopun yang menggantikan peran kedua orang tuanya, walujo bekerja sebagai buruh kebun kopi. Khadijah adalah anak kedua setelah walujo, khadijah sudah mempunyai anak bernama khafidah. Khafidah dari kecil sudah di tinggal oleh ayahnya yang memilih untuk berpisah dari keluarga pengemis.
Ketika pengemis menceritakan semua hal yang dialami pengemis itu, bala putra dewa tetap saja tidak mau mengasih sedikit beras dan malah mengusir pengemis tersebut. Pengemis itu berkata “pak tolong kasih saya beras walaupun sedikit, kasihan keluarga saya belum sama sekali makan dari tadi pagi hinggga sore” kata pengemis. Ketika sore hari bala putra dewa sedang bersepeda, bala putra dewa melihat seseorang yang sederhana menyumbangkan seekor kambing untuk di sumbangkan ke masjid dan di sembelih. Pada saat itulah bala putra dewa tidak sombong kepada orang yang sederhana dan miskin, kemudian ia selalu memberi orang pengemis.
Karya :
Nama : RAGIL E. K
Kelas : V. A
0 komentar:
Posting Komentar