Tikus : “Eh, Kucing kamu lapar tidak ?”
Kucing : “Ya, aku lapar.”
Tikus : “ayo kita makan lame”
Kucing : “ayo, Dimana kita bias mendapatkan lame ?”
Tikus : “dirumah pak tani”
Waktu sudah mulai gelap, kucing dan tikus berjalan menuju rumah pak tani. Akhirnya dia sudah sampai rumah pak tani. Pada waktu disaat rumah pak tani ada acara pernikahan. Tikus berkata :
Tikus : “Tikus lamenya diatas”
Kucing : “oh iya, siapa yang manjat ?”
Tikus : “aku saja”
Kucing : “Ok, aku tunggu dibawah ya, kalau sudah dapat langsung jatuhkan, agar tidak ketahuan pak tani”
Tikus : “Ok”
Kucing : “cepat ya, aku sudah lapar”
Pada waktu itu lamenya sudah ketemu bagus dan besar, Tapi si tikus tambah makan sendiri (dia ingin curang kepada kucing). Si kucing menunggu dibawah karena kelaparan. Pada waktu itu tikus sudah kenyang, akhirnya dia jatuh.
Kucing : “lame……e…..e……e…..e…..”
Tikus : “aku bukan lame tapi temanmu sendiri”
Kucing : “lame……e…..e……e…..e…..”
Tikus : “maafkan aku lamenya sudah aku habiskan semuanya”
Halo teman – teman kita tidak boleh sombong agar tidak di jauhi oleh teman kita sendiri. Akhirnya kita tidak punya teman. Makanya kita tidak boleh curang pada teman – teman.
Karya :
Nama : AILSA MUNTAZR
Kelas : V A
0 komentar:
Posting Komentar