Pages

Minggu, 03 Juli 2016

TERPELESET DARI TANGGA PADA SAAT SUMPAH PEMUDA

Pada saat sore hari Zela bermain di taman bersama sahabatku “hai semua, yuk main” kata Zela sambil berteriak, kemudian zela di panggil bundanya “zela, masuk…… makan dulu” lalu zela langsung masuk rumahnya tapi Zela tidak mau makan, “kak Zela main yuk….” Kata Aqil, Aqil adalah adek Zela. Dan kemudian zela di panggil oleh sahabatnya “Zela…. Zela…. Ayo main” kata semua sahabat yang menjemput Zela. Zela pun menjawab “iya bentar”, waktu Zela menaiki tangga tiba – tiba Zela terpeleset dari tangga “Duk…. Duk…. Duk….” bunyi saat Zela terjatuh dari tangga, lalu zela menangis “Hiks…… Hiks……” bunda Zela terkejut sampai tangannya terkena pisau dan berdarah dan budanya melihat ke ruang keluarga bunda Zela berkata “ya, Allah Zela kenapa kamu nak” lalu Zela menjawab “aku terpeleset dari tangga Hiks… Hiks…” lalu bunda Zela mengangkat Zela ke kamarnya Zela dan di obati lalu Zela di bawa ke rumah sakit bersama Aqil, bunda dan ayahnya.

Pada saat kepala Zela di rongsen ternyata otak Zela pembulu darahnya bocor. Kemudian bunda Zela menangis tiada henti, dan kata dokternya Zela harus di operasi karena hal ini sangat bahaya. Ayah dan bunda Zela langsung sholat tahajud, lalu Aqil membuka pintu ruang operasi “Dubrak…” bunyi pintu ruang operasi lalu Aqil berkata “kak Zela ayo kita bermain – main. Kita bermain lagi Hiks… Hiks…” kemudian Aqil di tarik untuk keluar dari ruang operasi itu Aqil berteriak memanggil nama Zela, “kenapa ini semua terjadi besok hari sumpah pemuda biasanya gini aku dan kak Zela bermain air di taman” kata Aqil sambil menangis.

Dan keesokan harinya, hari sumpah pemuda pun datang, dan sekolah Zela dan Aqil menyanyikan lagu kebangsaan, lalu bu sari berkata “loh kakakmu mana” kemudian Aqil pun menjawab itu kak Zela sakit lalu bu sari menjawab “sakit apa” kemudian Aqil menjawab lagi “itu kak Zela terjatuh dari tangga, dan pembulu darah otaknya bocor jadi kemarin langsung operasi” lalu bu sari menjawab “ya Allah kok bisa begitu” kemudian upacara sumpah pemuda pun selesai. Aqil di jemput sama pembantu dan sopir. Kemudian Aqil bertanya kepada pembantunya “mbak, kak Zela udah bangun” lalu pembantunya Aqilpun menjawab “udah bangun den Aqil” lalu Aqil berfikir bagaimana supaya Zela bisa bermain tapi sambil bertiduran di ranjang rumah sakit itu.

Sewaktu Aqil sampai di rumah sakit, ternyata Zela dibawa ke ruang operasi lagi Aqil bertanya kepada bundanya “bunda kak Zela kok masuk ruang operasi lagi” lalu bundanya pun menjawab “kak Zela hanya mau di rongsen apakah pembulu darah otaknya masil bocor apa nggak” lalu Aqil menjawab dengan hati yang sangat sedih.

Dan 2 minggu kemudian Zela boleh pulang ke rumah tapi setiap hari Zela harus terapi agar otaknya kembali sehat, “Tingtong…… Tingtong…… Tingtong……” bel berbunyi, ternyata dokter yang akan menerapi otaknya Zela. 1 tahun kemudian Zela kembali sehat.


Karya : 
NAMA : AULIA SAFINA P
KELAS : V A


0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2014 Ratusan Cerpen SD Bahasa Indonesia Gratis. All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Powered by Blogger.